Trik Penempatan Lampu LED Agar Properti Anda Terlihat Lebih Keren

18 Februari 2019

Penataan pencahayaan yang tepat akan membuat ruangan anda lebih keren serta memberikan sensasi dan suasana sebuah ruang, dan menghasilkan ruang-ruang fungsional di tempat tinggal kita.

Desain pencahayaan yang bagus menjaga keseimbangan tiga pencahayaan utama: ambient, fungsi, dan aksen. Arsitek dan desainer memutuskan rencana pencahayaan berdasarkan kebutuhan ruang individu dan bagaimana menjaga keseimbangan untuk mencapai efek tertentu. Berikut adalah beberapa trik keren yang layak dipertimbangkan untuk mengatur pencahayaan rumah Anda.

1. Cahaya tidak langsung

Pencahayaan ruang dari sudut pandang tersembunyi berfungsi untuk menonjolkan bentuk atau struktur arsitektur, dan menambah misteri dan kedalaman, terutama untuk ruang-ruang kecil. Pertimbangkan skylight dengan berbagai desain menarik pada bagian atap rumah. Efek pencahayaan alami yang dihasilkannya sangat dramatis.

2. Pola tak beraturan

Pencahayaan pada pola grid adalah pendekatan umum dan sangat praktis ketika hierarki cahaya diperlukan atau pada pengerjaan ruang tamu interior. Gunakan pendekatan lebih berani yang menghasilkan efek dramatis yang luar biasa. Namun, berhati-hatilah untuk menggunakan pendekatan ini agar bisa lebih hemat. Anda bisa memadukan pola pencahayaan yang teratur sehingga akan menonjolkan pola yang tidak teratur, sehingga tata cahaya tidak tampak kacau dan berantakan.

3. Kontras

Meskipun banyak teknik pencahayaan bergantung pada penyebaran cahaya, penerangan teatrikal dapat berguna untuk menciptakan hubungan emosional yang unik dengan suatu tempat, mewujudkan makna pentingnya, serta menuntun orang pada sebuah tujuan. Penyaringan cahaya dari atas meningkatkan rasa kekaguman, keheningan, dan kontemplasi.

4. Cahaya alami maksimal

Dalam mengatur pencahayaan ruang, cahaya alami selalu lebih unggul. Cahaya alami memiliki spektrum penuh, terdiri dari beberapa bagian dengan panjang gelombang (warna) cahaya yang hampir sama. Cahaya alami ini paling sesuai untuk indra kita karena secara intuitif kita dapat memahami perubahan waktu siang dan malam.

Kita bisa menggunakan sumber cahaya alami yang bebas melimpah untuk mencerahkan dan menghangatkan kamar tidur. Menempatkan bukaan yang lebih tinggi pada dinding atau atap akan membebaskan lebih banyak cahaya alami ke dalam ruang. Arah hadap jendela akan memengaruhi jenis dan warna cahaya yang masuk. Jendela yang menghadap Utara memasukkan cahaya yang menyebar rata lebih ke arah spektrum cahaya biru. Bukaan yang menghadap Selatan dan Barat memasukkan lebih banyak cahaya yang hangat, tetapi dengan kontras yang tinggi. Anda dapat menggunakan sarana modulasi untuk mencegah silau yang tidak diinginkan, panas berlebihan, dan efek negatif sinar ultraviolet.

5. Tiga aturan dasar

Kebanyakan konsep pencahayaan yang berhasil menggunakan kombinasi dari tiga jenis pencahayaan: ambient, fungsi, dan aksen. Dengan mengatur ketiga aspek tersebut dalam proporsi yang berbeda, Anda dapat mencapai hasil yang profesional.

Pencahayaan ambient. Penerangan umum dalam sebuah ruang disebut cahaya ambient. Meskipun pencahayaan fungsi dan aksen berpengaruh pada pencahayaan ambient, cahaya ambient mengatur tingkat cahaya dominan dan suasana dalam ruang. Pada gambar di atas, sebagian besar cahaya ambient berasal dari dinding kaca besar, didukung dengan jendela bovenlight yang terletak di bagian atas dinding. Suasana ini sangat meneduhkan dengan kontras antara dinding eksterior yang cerah dan interior lebih dingin dan remang-remang.

Pencahayaan fungsi. Pencahayaan fungsi lampu gantung di atas meja dapat menerangi area kerja. Meskipun cahaya itu berpengaruh pada cahaya ambient, namun hanya sebagai tambahan. Cahaya ini juga membantu membagi ruang kerja dan ruang istirahat.

Pencahayaan aksen. Lampu meja berfungsi sebagai aksen yang menonjol di area dinding di dekatnya. Mengatur lampu ini beserta dua jenis lampu lainnya menciptakan unsur gelap dan terang dalam ruangan dan memperkuat seluruh konsep interior yang meneduhkan.

6. Berani dan tanpa batas

Pengelompokan banyak fitur lampu akan selalu tampak menarik. Jangan takut menggunakan jenis fitur yang sama dalam jumlah besar. Pencahayaan ini akan menyatukan ruang dengan menetapkan bidang datar di atas dan berfungsi sebagai titik fokus untuk mata. Permainan cahaya lampu ini menerangi bidang horizontal di bawahnya dan menciptakan ruang samar-samar. Gunakan lebih banyak fitur untuk efek maksimum.

7. Garis hiasan lampu

Detail yang paling sering diabaikan terkait dengan lampu tersembunyi adalah tampilannya dalam keadaan tidak menyala. Garis hiasan lampu, komponen yang melekatkan bola lampu pada soketnya, dapat memiliki tampilan yang menonjol di bidang langit-langit. Jika langit-langit Anda berwarna putih, pilihlah soket lampu lebih gelap untuk menekankan kesan geometris.

8. Desain custom

Paduan bahan tembus cahaya dengan sumber cahaya akan menciptakan tampilan yang unik. Anda bisa menambahkan panel resin tembus cahaya dan backlighting untuk menciptakan karya seni yang memancarkan cahaya. Backlighting adalah pengaturan cahaya dari belakang objek. Teknik ini memberikan aksentuasi pada objek, misalnya untuk memunculkan siluet, memancarkan cahaya pinggir yang mempesona, dan menonjolkan objek.

9. Titik fokus terarah

Cahaya secara alami menarik kita dan menyiratkan perlindungan. Konsep ini dapat digunakan dalam setiap bagian rumah, tetapi juga sangat efektif di luar rumah, untuk menunjukkan jalan masuk, memperlihatkan tempat berkumpul, dan menyatakan hierarki di antara komponen bangunan.

Untuk lorong dan area sirkulasi, cahaya ambient dapat digunakan untuk mengarahkan kita. Uplighting  adalah penempatan lampu yang sinarnya mengarah ke atas. Teknik ini banyak digunakan untuk menyorot dinding atau kolom dan menghasilkan cahaya yang secara keseluruhan relatif datar, namun menerangi dinding bertekstur dengan garis-garis cahaya lembut, mengarahkan gerakan dan menciptakan permukaan dinding dengan komposisi estetis.

Anda juga bisa menggabungkan berbagai teknik pencahayaan pada area lorong dan sirkulasi untuk mengarahkan gerakan dan menciptakan efek dramatis.

10. Bulat itu biasa

Anda mungkin sudah biasa dengan lampu bulat, tetapi itu bukan satu-satunya pilihan lagi. Lampu persegi sangat cocok dengan unsur geometris yang dominan pada langit-langit. Pencahayaan ini memiliki banyak pilihan jenis dan tidak memerlukan fitur khusus. Anda bisa menggunakan teknik ini pada pencahayaan tersembunyi, lampu tempel, lampu gantung, dan lainnya.

11. Cahaya latar belakang

Ketika anggaran terbatas pada interior rumah, sulit untuk berpikir tentang eksterior dan lanskap. Akan tetapi, pencahayaan outdoor sangat penting apabila rumah Anda memiliki ruang tamu dengan jendela kaca besar. Pada malam hari, dinding kaca pada ruang tamu akan tampak seperti bidang gelap jika tanpa penerangan. Tidak perlu banyak lampu, yang penting cukup terang terlihat dari dalam.

12. Desain bohlam unik

Bola lampu sederhana atau bohlam, sebagaimana para ahli pencahayaan menyebutnya, juga perlu dimaksimalkan. Terlalu sering kita berupaya keras untuk menyembunyikan komponen penting ini.

Menggunakan bola lampu unik (bare bulb) yang berdaya rendah akan menonjolkan keindahan komponen dalamnya. Bohlam ini mungkin tidak sesuai untuk setiap ruang karena cahayanya yang cenderung redup, tetapi Anda bisa menggunakannya di kamar mandi.

Karena alasan lampu pijar yang tidak efisien, muncul rancangan baru lampu CFL yang estetis. Jenis ini dibuat oleh Plumen, di London, dan merupakan alternatif dekoratif yang mengagumkan.

13. Tata cahaya ala museum

Pikirkan rumah Anda sebagai galeri seni dan aturlah pencahayaan khas museum. Anda bisa menggunakan teknik sidelight, downlight, atau frontlight untuk menciptakan sensasi tak terduga dan sangat dramatis. Akan lebih dramatis lagi apabila efek pencahayaan itu menerangi dinding bertekstur kayu atau batu.

14. Cahaya linier

Lampu yang tertanam membentuk garis linier untuk menuntun masuk ke rumah. Berpikir di luar batas normal akan menciptakan hasil yang menarik, meski hanya dengan sentuhan sederhana.

15. Sedikit kalkulasi

Mengalami kesulitan mengetahui persisnya berapa banyak cahaya yang Anda butuhkan dalam sebuah ruang? Sebagai panduan secara kasar, hitunglah ukuran luas ruang dan kalikan jumlah tersebut dengan 1,5 untuk mendapatkan total watt yang diperlukan.

Ketika memilih perlengkapan CFL (compact fluorescent) atau LED (light-emitting diode), pastikan untuk memeriksa watt pijar yang setara dengan lampu ini. Misalnya, output cahaya 13-watt CFL setara dengan lampu pijar 60 watt. Jumlah watt mengukur berapa banyak daya yang digunakan bohlam, bukan jumlah cahaya yang dipancarkan. Jika Anda mampu membelinya, gunakan dimmer (perangkat untuk mengontrol level cahaya) pada setiap sirkuit untuk kontrol maksimum.